H. LULUNG AL, SH.

Partai Persatuan Pembangunan  sudah mengupayakan  kaderisasi yang berorientasi pada karya dan aksi sosial dalam level general, berupa penumbuhan dan stimulasi etos intelektual dan sosial. Jadi, bagaimana menggabungkan atau menemukan konvergensi yang ideal antara aktifitas berpikir (belajar) sebagai—entitas SDM Kader dan fungsionaris Partai dan aktifitas aksi sosial sebagai pengejawantahan dari nilai-nilai tekstual-normatif. Dengan kata lain, harus ditemukan titik keseimbangan antara nilai-nilai tekstual-normatif  dengan realitas-kontekstualnya. tampaknya perlu dicermati kembali urgensi dari kaderisasi berkala yang dilakukan PPP . Demikian ucap H. Lulung AL, SH saat di jumpai oleh kru Pena Persatuan di ruang kerjanya di Jakarta.

Menurut H. Lulung kaderisasi merupakan kebutuhan internal organisasi Partai Politik yang tidak boleh tidak dilakukan. Layaknya sebuah hukum alam, ada proses perputaran dan pergantian di sana. Namun satu yang perlu kita pikirkan, yaitu format dan mekanisme yang komprehensif dan mapan guna memunculkan kader-kader yang tidak hanya mempunyai kemampuan di bidang manajemen organisasi, tapi yang lebih penting adalah tetap berpegang pada komitmen sosial dengan segala dimensinya.

Baca entri selengkapnya »

Dr. Reni Marlinawati

Indonesia adalah negara demokrasi yang sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia. Di Indonesia, siapapun dapat berperan serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa memandang suku, golongan, agama, jenis kelamin, dan atau status sosial. Melihat sekarang ini, kurangnya pemimpin PEREMPUAN dalam pemerintahan membuat Reni Marlinawati anggota FPPP DPR RI dari komisi  X bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga begitu peduli untuk meningkatkan prestasi dari kaum perempuan. Bahwa perempuan dengan segala kemampuan, kapabilitas, moral yang luhur serta kemampuan menterjemahkan kemajuan zaman mampu memimpin dengan segala faktor-faktor yang melingkupinya, baik faktor internal maupun eksternalnya.

Sebagai seorang politisi perempuan yang banyak berkiprah di bidang pendidikan, optimisme dalam menjalankan aktivitas demi kemajuan ummat merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kesehariannya. Menurut beliau bahwa apapun pekerjaan dan amanah yang diembannya saat ini, sebagai kader kita harus berjuang untuk melaksanakannnya, dan tidak meninggalkan norma-norma sebagai sebagai muslimah yang hidup dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.

Keharmonisan dalam rumah tangga adalah peletak dasar dalam suksesnya keberadaan kita di tengah masyarakat. Sehingga hal ini dapat menjadi penilaian awal bagi PEREMPUAN INDONESIA BERPRESTASI.

Baca entri selengkapnya »

Setelah terpilih menjadi Ketua DPC PPP Kota Depok dengan sistem Formatur, Rusdi Madari, S.Ag beserta Tim Formatur langsung “menggaet” Hj. Qonita Luthfiyah, SE, MM (putri dari salah satu ulama besar KH. Syukron Makmun) sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Depok untuk berjuang bersama-sama membesarkan PPP di Kota Depok guna menjawab tantangan PT 5% Pemilu 2014.

Ketika Tim Media Pena Persatuan menanyakan mengenai Program Kerja DPC PPP Kota Depok untuk mengatasi tantangan PT 5%, secara tegas Rusdi Madari mengatakan, bahwa dirinya optimis bisa membawa PPP sukses di Depok. Apalagi PPP merupakan satu-satunya partai yang masih konsisten dengan azas Islam dan berjuang membawa aspirasi umat Islam secara khusus.

Baca entri selengkapnya »

Kepindahan Mayjen TNI Purn Muchdi Purwo Pranjono, dari Partai Gerindra ke PPP masih menyisakan tanya hingga saat ini. Berita kepindahannya pun terkesan tiba-tiba, karena tidak ada tanda-tanda keretakan di Gerindra, partai Muchdi sebelumnya, dimana Muchdi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.

Analisis yang sempat berkembang, kepindahannya merupakan sebuah ‘permainan’ menjelang Pemilu 2014, dengan aktor intelektualnya adalah Letjen TNI Purn Prabowo Subianto, figur sentral di Gerindra. Disebutkan bahwa Muchdi membawa misi khusus ke PPP, untuk menggalang PPP, agar nanti bisa berkoalisi dengan Gerindra pada 2014.

Rasanya memang pas jika Muchdi yang dikirim ke PPP, mengingat Muchdi memiliki latar belakang ormas keislaman, dia lahir dari keluarga Masyumi di Sleman, kini Muchdi aktif di Muhammadiyah, dan saat masih duduk di sekolah menengah juga aktif dalam PII (Pelajar Islam Indonesia). Jadi rasanya memang leluasa, bila Muchdi bergerak di lingkungan ormas atau parpol keislaman.
Baca entri selengkapnya »

Partai Persatuan Pembangunan mendukung keberadaan calon presiden jalur independen. Syaratnya sederhana, jika calon perseorangan itu memenangi Pilpres, PPP harus mendapatkan jatah pos Menteri Koperasi dengan anggaran sekian triliun untuk menyejahterakan rakyat. “Tawaran kami sesederhana itu, baru bisa mendapatkan dukungan partai kami,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Muhammad Romahurmuziy saat dihubungi Senin (4/4).

Syarat lainnya, Mohamurmuziy menambahkan, syarat mekanisme threshold bagi partai politik yang akan mengajukan calonnya harus diturunkan dan disamakan dengan calon perseorangan yang hanya satu persen dukungan suara dari total daftar pemilih tetap yang sah.

“Bagaimana mungkin eksistensi Parpol yang telah melalui mekanisme verifikasi dan sebagainya, sementara calon perseorangan yang dedikasinya belum teruji, tanpa latar belakang pengalaman, hanya mengumpulkan satu persen suara sementara kami 20 persen suara,” paparnya.
Baca entri selengkapnya »

Arsip