Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merencanakan penyelenggaraan Muktamar VII di Bandung, pada akhir Juni atau awal Juli 2011 dengan agenda utama pemilihan ketua umum partai berlambang ka’bah tersebut untuk lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Pengarah Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Pembangunan (Mukernas PPP), Lukman Hakim Syaifuudin, di Jakarta, Kamis, mengatakan, guna mempersiapkan pelaksanaan Muktamar itu, maka PPP akan menyelenggarakan Mukernas, di Jakarta, Sabtu (15/4) hingga Minggu (16/4).

“Pelaksanaan Mukernas dan Muktamar ini dipercepat, karena normalnya dilaksanakan pada akhir 2012,” kata Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman menjelaskan, jika Mukernas dan Muktamar dilaksanakan pada akhir 2012, waktunya sudah sangat dekat dengan pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2014, sehingga dikhawatirkan tidak memiliki persiapan yang cukup.

Karena itu, kata dia, PPP memutuskan untuk memajukan pelaksanaan Mukernas dan Muktamar menjadi pertengahan 2011 yang konsekuensinya juga memajukan pelaksanaan musyawarah cabang dan musyawarah wilayah di seluruh Indonesia.

Menurut Lukan, pada Mukernas yang akan diselenggarakan di Jakarta, 15-16 April 2011, PPP akan melakukan beberapa pencapaian kesepakatan bersama di internal partai, antara lain menyerapan aspirasi dari pengurus wilayah dan pengurus cabang perihal usulan perubahan AD/ART. “Melalui Mukernas ini juga dilakukan persiapan verifikasi parpol, karena seluruh parpol harus diverivikasi untuk menjadi peserta pemilu legislatif 2014,” katanya.

Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan, melalui Mukernas ini juga Ketua Umum PPP akan melakukan sosialisasi isi kontrak baru koalisi kepada peserta Mukernas.

Kontrak baru koalisi, kata dia, saat ini sudah sampai tahap memberikan paraf persetujuan dan nantinya akan dilakukan penandatanganan kontrak bersama-sama oleh seluruh ketua umum partai politik anggota koalisi.

Melalui Mukernas ini juga, katanya, akan dibahas usulan persyaratan kandidat ketua umum PPP periode 2011-2016 untuk dibuat draft tata tertib pada pelaksanaan Muktamar.