Setelah terpilih menjadi Ketua DPC PPP Kota Depok dengan sistem Formatur, Rusdi Madari, S.Ag beserta Tim Formatur langsung “menggaet” Hj. Qonita Luthfiyah, SE, MM (putri dari salah satu ulama besar KH. Syukron Makmun) sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Depok untuk berjuang bersama-sama membesarkan PPP di Kota Depok guna menjawab tantangan PT 5% Pemilu 2014.

Ketika Tim Media Pena Persatuan menanyakan mengenai Program Kerja DPC PPP Kota Depok untuk mengatasi tantangan PT 5%, secara tegas Rusdi Madari mengatakan, bahwa dirinya optimis bisa membawa PPP sukses di Depok. Apalagi PPP merupakan satu-satunya partai yang masih konsisten dengan azas Islam dan berjuang membawa aspirasi umat Islam secara khusus.

“Saya dan teman-teman PHC optimis suara PPP pada Pemilu 2014 nanti akan bertambah, dengan cara merangkul kembali para alim ulama dan ustad serta tokoh masyarakat yang mempunyai pengaruh besar di lingkungannya untuk kembali ke ‘rumah lama’ membesarkan PPP. Saat ini pun alhamdulillah sudah ada beberapa teman dari partai lain yang menyatakan sikapnya bergabung ke PPP Kota Depok,” ujarnya.

Salah satu program yang sudah dijalankan Pasca Muswil PPP Jawa Barat adalah melakukan silaturrahim ke beberapa pondok pesantren yang ada di wilayah Kota Depok. Menurut Rusdi, tanggapan dari pimpinan pondok pesantren tersebut sangat memuaskan. “Mereka sangat antusias untuk kembali membesarkan PPP di Kota Depok, karena mereka sangat terkesan sekali dengan sikap PPP khususnya di Kota Depok sebagai satu-satunya partai yang masih konsisten dan berjuang ingin membubarkan Ahmadiyah,” tambah Rusdi Madari.

Sementara Hj. Qonita Luthfiyah menambahkan bahwa dirinya akan akan terus berupaya demi membesarkan suara PPP di Kota Depok melalui salah satu program yang akan dilakukan, seperti membina kembali atau memberikan perhatian khusus kepada Majelis Ta’lim kaum ibu yang pernah dilakukan saat dirinya menjadi Caleg DPR-RI dari Kota Depok. “Karena ternyata suara dari kaum ibu-ibu Majelis Ta’lim masih menjadi pemilih dominan partai berlambang Ka’bah ini,” tuturnya.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini kami juga akan melakukan kaderisasi secara rutinitas mulai dari pengurus Ranting sampai pengurus PAC. Karena dengan adanya kaderisasi secara rutin dan intens kami yakin wawasan dan SDM serta pola pikir kader akan bertambah maju supaya tidak tertinggal oleh partai lain,” imbuh Qonita.

Menyikapi hasil Muscab PPP Kota Depok yang baru lalu, salah satu Wakil Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Rudi, juga mengatakan, bahwa seyogyanya tidak ada satupun kader yang merasa tersakiti dengan hasil Muscab. Menurutnya, Tim Formatur tetap mengakomodir kandidat yang tak terpilih beserta sebagian pendukungnya pada struktur PHC. Dengan demikian Rudi berharap seluruh komponen partai bisa kembali bekerja sama dalam menuju cita yang satu, yaitu membesarkan suara PPP di Kota Depok.

“Karena tanpa kita sadari salah satu merosotnya suara PPP adalah tidak diakomodirnya para kandidat yang kalah pada Muscab maupun Muswil, sehingga banyak kader yang pindah partai karena jabatan dan ada juga yang tidak pindah partai tapi jadi malas untuk berjuang karena kecewa,” kata Rudi.

Disinggung mengenai kriteria calon ketua umum PPP yang cocok terpilih pada Muktamar nanti, mereka secara kompak menjawab, siapapun yang terpilih jadi ketua umum nanti harus bisa melakuan perubahan pada tubuh organisasi. Karena perubahan bukan untuk ditunggu tapi harus dibuat dan segera untuk dilakukan.

van/man